Info Sedot WC

Referensi Sedot WC Murah dan Kebersihan Jamban

Cara Mengatasi Air WC yang Susah Turun

/
/
/
46 Views

Cara Mengatasi Air WC yang Susah Turun – Sebuah rumah dapat dikatakan ideal apabila memiliki sistem pembuangan yang bagus. Dimana sistem pembuangan yang dimaksud disini adalah WC atau Water Closet. Keberadaan WC memang sangat penting bagi tiap-tiap rumah. Tanpa WC mungkin Anda dan keluarga akan kebingungan saat ingin BAB. Karena WC digunakan setiap hari, tentu tidak lepas dari berbagai masalah. Salah satunya adalah WC mampet atau tersumbat.

Saat WC di rumah Anda mampet, tentu WC jadi tidak bisa digunakan sebagaimana mestinya. Air jadi susah turun ke bawah yang membuat fases dan kotoran jadi tersebar kemana-mana. Jika hal ini terjadi pada WC Anda, maka jangan langsung panik. Jangan pula menyiram terlalu banyak air secara berulang-ulang dengan tujuan agar fases bisa masuk ke saluran pembuangan.

Menyiram air secara berulang-ulang saat WC mampet justru memperparah sumbatan. Air jadi mengendap dan membuat fases jadi tersebar kemana-mana. Saat WC menunjukan ciri-ciri adanya sumbatan dengan tanda air tidak bisa turun ke bawah atau susah turun. Maka ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk segera mengatasinya. Cara ini tergolong mudah dan bisa Anda lakukan sendiri di rumah. Berikut cara mengatasi air WC yang susah turun akibat adanya sumbatan pada saluran pembuangan:

1.    Jangan Menyiram Banyak Air Jika WC Sedang Tersumbat

Saat WC mampet biasanya orang akan menyiramkan banyak air agar kotoran segera masuk ke saluran pembuangan. Namun cara ini tidak benar dan harus Anda hindari. Saat Anda menemukan tanda-tanda terjadinya sumbatan pada WC. Sebaiknya tidak langsung menyiram banyak air. Menyiram banyak air hanya akan memperparah sumbatan dan membuat air jadi tumpah ke lantai kamar mandi.

Jika air WC mengalami sumbatan yang membuat air jadi sulit turun ke bawah. Maka sebaiknya langsung hentikan penyiraman. Untuk WC yang selesai digunakan dan fases belum bisa masuk ke saluran secara bersih. Sebaiknya, diamkan dulu beberapa menit hingga air turun ke bawah secara perlahan. Meskipun membutuhkan waktu agak lama, namun cara ini bisa mengurangi sumbatan secara berlebihan.

2.    Ambil Benda/Kotoran yang Menyumbat di Bagian Permukaan WC

Air WC yang susah turun ke bawah bisa jadi karena adanya sumbatan yang menghalangi air masuk ke saluran septic tank. Sumbatan bisa berasal dari benda atau kotoran yang masuk ke saluran pembuangan. Jika Anda memiliki kebiasaan membuang barang-barang bekas seperti pembalut, bungkus shampoo, ataupun yang lainnya ke dalam WC. Bisa jadi sumbatan berasal dari barang-barang tersebut. Bisa juga dari kotoran yang mengendap, mainan anak yang tidak sengaja masuk ke lubang WC, hewan, sampah, atau yang lainnya.

Sebelum benda atau kotoran masuk ke saluran yang lebih dalam, Anda bisa langsung mengambilnya. Jika merasa jijik, Anda bisa menggunakan sarung tangan atau pembungkus tangan lainnya agar tidak terkena air yang sudah bercampur fases. Cara ini bisa Anda lakukan apabila benda atau kotoran berada tidak jauh dari lubang WC. Sehingga tangan masih bisa masuk dan menarik benda-benda yang tersumbat di dalamnya.

3.    Gunakan Gantungan Baju/Hanger

Jika air WC susah turun setelah selesai digunakan. Maka jangan langsung panik atau menyiramnya dengan banyak air. Bisa jadi air WC yang sulit turun ke bawah disebabkan adanya benda atau kotoran yang masuk dan menyumbat pipa pembuangan. Jika posisi benda atau kotoran berada tidak jauh dari lubang WC, maka Anda bisa langsung mengambilnya dengan tangan. Namun jika merasa jijik dengan endapan air yang bercampur fases. Anda bisa menggunakan hanger atau gantungan baju berbahan kawat.

Hanger berbahan kawat akan lebih kuat untuk menarik benda atau kotoran yang menyumbat saluran. Agar hanger dapat masuk ke lubang WC dengan sempurna, Anda perlu meluruskan bagian hanger dan membuatnya melengkung sesuai posisi lubang WC. Setelah hanger dimasukkan ke lubang WC, coba tarik secara perlahan benda atau kotoran yang berada di dalamnya. Jika tidak memungkinkan untuk di tarik keluar. Anda bisa secara perlahan membongkar benda atau kotoran agar tidak mengendap dan bisa masuk ke saluran pembuangan dengan mudah.

4.    Lindungi Lantai Agar Kotoran Tidak Kemana-Mana

Saat proses pembenahan saluran, biasanya air akan tumpah ke lantai dan membuat ruangan jadi tidak sedap. Anda bisa menaruh kain atau plastik untuk melindungi lantai agar kotoran tidak kemana-mana. Selain itu, jika Anda menggunakan bahan kimia dalam proses pembenahan saluran WC yang mampet. Biasanya, bahan kimia memiliki reaksi yang sangat keras sehingga dapat merusak lapisan lantai kamar mandi Anda.

Agar hal itu tidak terjadi, maka Anda bisa menutup permukaan lantai dengan kain bekas atau plastik. Jadi, jika sewaktu-waktu airnya tumpah keluar maka tidak akan mencemari lantai kamar mandi dan membuatnya rusak karena bahan kimia atau pembersih yang Anda gunakan.

5.    Pastikan Suplai Air ke WC Sudah Dimatikan

Untuk menghindari pasokan air yang terlalu banyak. Maka sebelum Anda melakukan beberapa cara di atas, pastikan terlebih dahulu jika suplai air ke WC sudah dimatikan. Jangan sampai karena Anda sibuk mencari benda yang bisa digunakan untuk mengatasi WC mampet. Anda lupa mematikan kran saluran air WC. Karena jika air ke WC terus mengalir, hal tersebut justru menambah pasokan air dan membuatnya tumpah kemana-mana. Jadi, usahakan sebelum Anda melakukan beberapa cara untuk mengatasi WC mampet. Pastikan dahulu jika suplai air ke WC sudah Anda matikan.

6.    Gunakan Sabun Cuci Piring dan Air Panas

Jika selama ini banyak orang menggunakan sabun pencuci piring dan air panas untuk mengatasi saluran WC yang mampet. Maka cara ini juga bisa Anda lakukan untuk mengatasi air WC yang susah turun setelah digunakan. Sabun pencuci piring bermanfaat untuk membersihkan dan melicinkan bagian saluran pipa pembuangan. Sedangkan, air panas bermanfaat untuk melunakan benda atau kotoran yang tersangkut di bagian pipa pembuangan.

Dua benda ini sangat bermanfaat untuk mengatasi saluran WC yang mampet atau tersumbat. Caranya, siapkan dahulu air panas. Anda bisa memasak 1 – 2 panci air panas namun jangan sampai mendidih. Sebelum Anda menuangkan sabun pencuci piring ke lubang WC. Tunggu hingga air di permukaan WC turun ke bawah secara perlahan. Meskipun agak lama, namun cara ini dilakukan untuk menghindari luapan air keluar.

Setelah permukaan WC tidak lagi dipenuhi air, baru tuangkan sabun pencuci piring ke lubang WC. Anda bisa menuangkan 1 – 2 cangkir sabun pencuci piring. Bisa juga menggunakan sabun cair atau shampoo. Setelah itu, diamkan sekitar 5 menit baru tuangkan air panas sedikit demi sedikit. Tunggu sekitar 30 menit, baru Anda bisa menyiramkan air secara berulang-ulang untuk membuang kotoran atau sampah yang menyumbat di pipa pembuangan.

Usahakan jangan panik jika WC di rumah Anda mampet. Lakukan cara mengatasi air WC yang susah turun secara step by step di atas.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar