Info Sedot WC

Referensi Sedot WC Murah dan Kebersihan Jamban

7 Penyebab Septic Tank WC Cepat Penuh

/
/
/
51 Views

Seperti yang kita ketahui, septic tank menjadi faktor terpenting saat Anda membuat WC atau kloset. Tempat penampungan limbah atau kotoran manusia ini memiliki fungsi yang sangat penting. Dimana kotoran akan ditampung di dalam septic tank agar tidak mencemari lingkungan. Mengingat fungsinya yang terus digunakan, bukan tidak mungkin jika sewaktu-waktu septic tank yang Anda buat akan penuh. Lantas, apa yang menjadi penyebab septic tank WC cepat penuh?

Mengingat fungsinya yang digunakan untuk menampung limbah dan kotoran manusia. Sangat wajar jika dalam penggunaannya septic tank akan penuh dalam beberapa tahun. Namun sebagian masyarakat justru ada yang mengeluh jika septic tank yang mereka gunakan sudah penuh padahal baru digunakan 1 – 2 tahun saja.

Sebenarnya, ada banyak faktor yang menyebabkan septic tank jadi cepat penuh. Selain jumlah pengguna yang banyak, biasanya septic tank cepat penuh juga disebabkan karena lubang penampungan yang terlalu kecil. Sehingga kapasitasnya sangat kurang apabila digunakan dalam beberapa tahun mendatang.

Meskipun hanya digunakan sebagai tempat penampungan limbah atau kotoran. Namun perawatan septic tank juga harus diperhatikan. Jangan sampai akibat kesalahan yang Anda lakukan, septic tank jadi tidak berfungsi dengan baik. Selain itu, septic tank yang cepat penuh juga disebabkan beberapa faktor lain. Berikut penyebab septic tank WC cepat penuh padahal baru digunakan:

1.    Jumlah Pemakai Septic Tank yang Banyak

Salah satu penyebab utama septic tank cepat penuh adalah jumlah pemakainya yang terlalu banyak. Perlu diperhatikan saat proses pertama membangun septic tank. Jika jumlah penggunanya banyak, maka ukuran septic tank juga harus lebih besar. Hal ini dimaksudkan untuk menambah kapasitas septic tank agar dapat menampung limbah atau kotoran lebih banyak. Jika ukuran septic tank kecil dengan jumlah pengguna yang terlalu banyak, misalnya seperti di tempat umum, sekolah, atau yang lainnya. Bisa jadi dalam waktu 1 – 2 tahun septic tank sudah terisi penuh dan tidak mampu menampung kotoran lagi.

2.    Posisi Pembangunan Septic Tank yang Kurang Tepat

Dalam proses pembuatan septic tank juga harus memperhatikan beberapa hal, terutama posisi pembangunan septic tank. Posisi septic tank yang tidak tepat akan menyebabkan kapasitas jadi cepat penuh. Sehingga Anda harus benar-benar memperhatikannya.

Septic tank yang baik adalah yang dibangun di atas permukaan tanah dengan sumber mata air yang dalam. Karena semakin tinggi permukaan air, maka semakin rendah proses penguraian yang dilakukan oleh bakteri. Hal ini juga berdampak terutama pada musim hujan. Dimana tanah akan lebih lama menyerap hasil penguraian akibat debir mata air yang terlalu tinggi. Hal inilah yang menyebabkan septic tank jadi cepat penuh padahal baru digunakan beberapa tahun saja.

3.    Pembuatan Lubang Septic Tank yang Terlalu Kecil

Ukuran lubang septic tank yang terlalu kecil juga bisa menjadi penyebab septic tank cepat penuh. Dimana jika ukuran lubang kecil, maka daya tampungnya pun juga kecil. Belum lagi jika penggunanya sangat banyak. Maka bukan tidak mungkin jika dalam 1 atau 2 tahun septic tank sudah terisi penuh dan tidak bisa digunakan lagi. Sehingga sangat penting untuk memperhatikan ukuran lubang septic tank dengan jumlah pemakai yang akan menggunakan WC untuk BAB.

4.    Jumlah Bakteri Pengurai yang Kurang

Bakteri menjadi unsur yang berperan penting dalam proses penguraian limbah atau kotoran. Tanpa bakteri, proses penguraian pun tidak akan berlangsung. Bakteri menjadi mikroorganisme yang hidup di dalam septic tank. Jika jumlahnya sangat banyak, maka proses penguraian limbah atau kotoran pun akan berjalan cepat. Sehingga jumlah kotoran yang masuk pun akan terus berkurang dengan proses penguraian yang cepat. Begitu pun sebaliknya.

Jika jumlah bakteri di dalam septic tank sangat sedikit, maka proses penguraian pun akan sangat lambat. Hal ini yang membuat septic tank jadi cepat penuh karena tidak adanya proses penguraian di dalamnya. Bakteri di dalam septic tank bisa saja berkurang akibat kebiasaan Anda menggunakan zat-zat berbahan kimia, seperti karbol, lysol, deterjen, dan lain-lain. Dimana zat kimia ini mampu membunuh bakteri yang ada di dalam septic tank.

Jika sebelumnya Anda pernah menggunakan jasa sedot WC, hal ini juga bisa menyebabkan bakteri yang tumbuh di septic tank jadi mati. Pasalnya dalam proses penyedotan tinja, biasanya akan ddimasukan obat untuk menawar bau septic tank. Obat inilah yang bisa membunuh bakteri-bakteri yang hidup di dalamnya.

5.    Sistem yang Tidak Berfungsi dengan Baik

Dalam pembuatan septic tank, bukan hanya sekedar membuat lubang untuk menampung kotoran manusia. Namun ada proses pemilahan yang dilakukan di dalamnya. Pada septic tank konvensional, akan dibuat 2 lubang untuk menampung kotoran dan hasil penguraian. Lubang pertama digunakan untuk menampung kotoran. Di lubang pertama ini semua bakteri akan hidup di dalamnya dan melakukan proses penguraian. Setelah melalui proses penguraian, kotoran akan berubah menjadi lembek dan gas. Kotoran yang lembek akan masuk di lubang kedua dan akan terserap melalui pori-pori tanah. Sedangkan gas akan keluar melalui pipa udara yang sudah disediakan.

Sementara itu, di lubang kedua kotoran akan kembali melalui proses penyaringan. Kotoran akan diolah menjadi bentuk yang lebih kecil sehingga dapat terserap ke dalam tanah. Apabila prosesnya tidak berjalan. Hal inilah yang menyebabkan septic tank jadi cepat penuh karena kotoran tidak dapat terserap ke dalam tanah.

6.    Adanya Sampah Penyumbat

Kebiasaan membuang sampah ke lubang kloset atau WC bisa menjadi penyebab septic tank jadi cepat penuh. Pasalnya, di dalam septic tank hanya kotoran-kotoran bersifat organik yang mampu diurai oleh bakteri. Selain itu kotoran hanya akan menjadi sampah yang menumpuk di bagian septic tank. Belum lagi jika sampah tersangkut di bagian pipa pembuangan, hal inilah yang menyebabkan masalah WC mampet akibat terlalu banyaknya sampah yang menumpuk di dalam saluran pembuangan.

7.    Tidak Adanya Pembuangan Gas yang Menyebabkan Proses Penguraian Jadi Terhambat

Penyebab septic tank cepat penuh berikutnya bisa terjadi karena tidak adanya tempat pembuangan gas yang menyebabkan proses penguraian jadi terhambat. Jika ruang septic tank tidak segera membuang gas hasil penguraian. Hal ini akan menyebabkan bakteri jadi lebih lambat dalam memecah kotoran. Seharusnya, gas hasil penguraian harus segera dikeluarkan agar kehidupan bakteri di dalam septic tank jadi lebih baik. Proses pembuangan gas yang tidak sempurna selain dapat memicu penumpukan kotoran juga akan mengakibatkan WC meledak. Sebaiknya, selalu rutin memeriksa pipa pembuangan gas pada septic tank Anda.

Dalam penggunaannya, septic tank bisa cepat terisi penuh akibat beberapa penyebab di atas. Dengan mengetahui apa saja yang menjadi  penyebab septic tank WC cepat penuh. Maka Anda bisa lebih waspada untuk menghindarinya. Sehingga septic tank bisa digunakan dalam waktu yang lebih panjang.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This div height required for enabling the sticky sidebar